Tsunami Capai Perairan Indonesia 21 Jam Lagi
Efek gempa besar berkekuatan 8,8 skala Richter di Cile, Sabtu (27/2), diprediksi bakal menimbulkan tsunami di berbagai wilayah. Bahkan tsunami bakal menerpa perairan Indonesia 21 jam lagi, khususnya di wilayah pantai utara Papua.
Pemetakan yang dilakukan NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration) di Pantai Barat dan Alaska Amerika Serikat, mengambarkan hal itu. Gempa di Cile terjadi pukul 13.34 WIB. Sedangkan peringatan tsunami juga telah dilontarkan pihak otoritas di Hawaii. Bahkan seluruh Kepulauan Hawaii dinyatakan waspada, karena seluruh pantai-pantai di wilayah itu bakal diterjang gelombang

Publikasi
Kontak Kami
Download
"Kenapa proses penanganan musibah ini lamban. Kejadian pukul 08.00 pagi, tapi posko bencana di Kecamatan Pasirjambu baru tahu pukul 15.00 WIB. Kalau alasannya infrastruktur yang buruk, sekarang ini sudah serba canggih. Jadi seharusnya peristiwa itu diketahui lebih cepat sehingga respons time-nya lebih cepat juga," ujar anggota Komisi V DPR Abdul Hakim di Gedung DPR Jakarta, Kamis (25/2).
Jakarta: Menteri Sosial Salim Segaf Aljufrie menyatakan tidak perlu adanya tim investigasi guna mengetahui penyebab longsor di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Menurut dia, tidak mungkin perusahaan teh itu melakukan kesalahan yang berakibat longsor.
Indonesia menempati urutan ketiga di dunia sebagai negara yang paling rawan dan paling sering dilanda bencana banjir, setelah India dan China. Hal tersebut dikemukakan peneliti Pusat Studi Bencana Alam (PSBA) UGM, Dr. Muh. Aris Marfai, M.Sc., Selasa (29/12), dalam Seminar Hasil Kegiatan Pengurangan Risiko Bencana. Seminar yang merupakan hasil kerja sama PSBA UGM dan Departemen Sosial (Depsos) RI berlangsung di Hotel Brongto, Yogyakarta.














